Waktu istirahat...
"Siaalll Nilai 7 lagiii!!!" aku sempat berteriak di tempat favoritku di sekolah. Tepi kolam.
"Ga jelek jelek amat kan?" kata Danbo yang tiba tiba keluar dari tasku.
"Udah 9 kali aku dapet nilai 7 bo! Apa kata mama nanti?" aku menggertak.
"Kan belum yang ke 10?" ejek Danbo.
"Serius lah Danbo, aku takut dimarahi mama nanti.." aku mulai merengek.
"Bilang aja nilai kamu 10.." jawab Danbo asal asalan.
"Mana bisa begitu!? Nilaiku kan 7!"
"Bohong itu perlu.." kata Danbo pelan.
Aku terdiam sesaat. Aku tak mengerti maksud Danbo.
"Maksudmu? Untuk apa kebohongan itu?" aku sangat penasaran.
"Kamu bohong sama mama kamu buat buktiin kamu bisa dapet nilai 10!" kata Danbo sambil menunjukku.
"Maksudmu? Aku tak terlalu paham" aku mulai bingung.
"Ahhh.. Makanya kamu dapet 7.. Maksudku begini, kamu bilang aja kamu dapet nilai 10, lalu jika mama kamu minta buktinya, kamu harus bisa buktikan di ulangan berikutnya gitu.." kata Danbo.
"Caranya?"
"Ya belajar dong! Kamu harus berusaha untuk dapetin nilai 10! itu tanggung jawabmu! Dan kebohonganmu menjadi janjimu!" Danbo menjelaskan.
Aku mengangguk pelan. Aku mengerti yang dikatakan Danbo. Nanti sepulang sekolah aku katakan pada mama. NIlai ulanganku 10. Danbo masuk kembali kedalam tasku setelah bel masuk berbunyi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar